Hadroh Hafidzul Qolbi Raih Juara I Lomba Hadroh HSN 2026 di Grogol Petamburan, Siap Berlaga di Tingkat PCNU Jakarta Barat
JAKARTA BARAT — Tim Hadroh Hafidzul Qolbi berhasil meraih Juara I dalam lomba seni hadroh dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kecamatan Grogol Petamburan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Muttaqin, Kompleks BNI 46 Pesing, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (17/10/2026).
Perlombaan yang berlangsung sejak pagi hingga petang ini diikuti oleh tujuh tim hadroh yang mewakili sejumlah wilayah di Kecamatan Grogol Petamburan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, melestarikan seni islami, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap selawat dan nilai-nilai keislaman.
Acara tersebut dihadiri Camat Grogol Petamburan, Radityan Ramanjaya, S.STP., M.AP.; Lurah Wijaya Kusuma, Fajar Hidayah; Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Barat, KH. Agus Salim; serta Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Grogol Petamburan, Ustaz Rosikin, S.H. Hadir pula para tokoh masyarakat, alim ulama, para kiai, serta jajaran pengurus Nahdlatul Ulama se-Jakarta Barat.
Camat Grogol Petamburan, Radityan Ramanjaya, secara resmi membuka perlombaan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mengarahkan generasi muda pada kegiatan positif yang berlandaskan nilai-nilai agama, salah satunya melalui seni hadroh.
Menurutnya, hadroh bukan sekadar seni musik islami, melainkan juga media untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, membentuk akhlak mulia, serta memperkuat karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang religius dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Sudah saatnya anak-anak muda bangsa semakin mencintai kesenian Islam. Di tengah perkembangan zaman, mari kita tingkatkan kecintaan generasi muslim dan muslimah terhadap kegiatan yang lebih islami, menjunjung tinggi akhlak, serta membawa manfaat bagi agama dan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
Hadroh Hafidzul Qolbi Raih Prestasi, Wakili Kecamatan ke Tingkat PCNU Jakarta Barat
Perlombaan berlangsung meriah dengan penampilan tujuh tim hadroh yang menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan selawat diiringi tabuhan rebana. Sejumlah tim yang turut berkompetisi di antaranya Hadroh Remani, Sababul Hasanah, Darul Fattah, Hafidzul Qolbi dan tim lainnya.
Setelah melalui rangkaian penampilan dan proses penilaian dewan juri, Tim Hadroh Hafidzul Qolbi berhasil meraih Juara I. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus mengantarkan tim tersebut untuk mewakili Kecamatan Grogol Petamburan dalam perlombaan hadroh tingkat PCNU Jakarta Barat guna memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Barat.
Kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Tim Hadroh Hafidzul Qolbi untuk terus meningkatkan kualitas penampilan, memperkuat kekompakan, serta membawa nama baik wilayah Grogol Petamburan pada kompetisi selanjutnya.
Prestasi tersebut juga menjadi penyemangat bagi kelompok hadroh lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan potensi seni islami, dan menjadikan selawat sebagai bagian dari syiar Islam yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.
Ustaz Rahmat sebagai ketua panitia acara sampaikan Terima Kasih kepada Seluruh Pemangku Kepentingan dan Donatur
Di balik suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut, terdapat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak yang turut berkontribusi, baik melalui tenaga, pemikiran, dukungan moral maupun bantuan materi.
ketua panitia, Ustaz Rahmat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), jajaran pemerintah setempat, pengurus Nahdlatul Ulama, para ulama, tokoh masyarakat, panitia, peserta, serta seluruh donatur yang telah memberikan dukungan demi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak terlepas dari semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong seluruh pihak yang terlibat.
“Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholders dan para donatur yang telah memberikan dukungan, baik berupa tenaga, pemikiran, dukungan moril maupun bantuan materi. Kami menyadari bahwa kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa kebersamaan dan kontribusi dari semua pihak,” ujar Ustaz Rahmat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan semangat dalam melestarikan seni hadroh serta menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.
Menurutnya, dukungan para donatur dan seluruh pihak yang terlibat bukan hanya membantu kelancaran acara, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pembinaan generasi muda, penguatan kegiatan keagamaan, dan pelestarian tradisi Islam.
“Semoga segala kebaikan, bantuan, dan keikhlasan yang telah diberikan mendapatkan balasan pahala berlipat ganda dari Allah SWT. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga dan dapat menjadi inspirasi untuk menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang lebih baik pada masa mendatang,” tambahnya.
Momentum Memperkuat Ukhuwah dan Melestarikan Tradisi Islam
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 melalui perlombaan hadroh ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat hubungan antara ulama, umara, dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat generasi muda dalam menjaga tradisi keislaman.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan, masyarakat, dan para donatur dalam menciptakan ruang positif bagi generasi muda untuk berkarya dan mengembangkan potensi.
Dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, kegiatan ini diharapkan dapat terus menumbuhkan kecintaan terhadap selawat, melestarikan seni budaya Islam, serta membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan memiliki kepedulian terhadap agama serta lingkungan sosialnya.
Tim Hadroh Hafidzul Qolbi selanjutnya akan membawa semangat dan nama baik Kecamatan Grogol Petamburan dalam perlombaan tingkat PCNU Jakarta Barat. Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat diharapkan menjadi penyemangat bagi tim untuk kembali menorehkan prestasi terbaik.
- Semangat Hari Santri Nasional 2026: Santri


Berprestasi, Seni Islami Lestari, Ukhuwah Terjaga, dan Syiar Islam Terus Menggema.
