Generasi Cerdas Peduli Hutang Negara, AsMEN Peduli Bangsa Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Berperan Aktif
JAKARTA – Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN) Peduli Bangsa terus menggalakkan gerakan nasional “Generasi Cerdas Peduli Hutang Negara” sebagai bentuk edukasi dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia. Gerakan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat bahwa persoalan utang negara bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen bangsa.
Ketua Umum AsMEN, NurKholis, CPLA, yang akrab disapa Cak Nur, mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi kebangsaan, memahami kondisi ekonomi nasional, serta berkontribusi melalui pemikiran, pengawasan, dan partisipasi aktif dalam pembangunan.
> “Bangsa yang kuat adalah bangsa yang rakyatnya peduli. Mari kita bangun generasi cerdas yang memahami kondisi negaranya, ikut menjaga keuangan negara, serta mendukung pembangunan yang transparan, berkelanjutan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Cak Nur.
Menurutnya, gerakan Generasi Cerdas Peduli Hutang Negara bukan bertujuan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, melainkan mendorong lahirnya budaya kritis, bertanggung jawab, dan cinta tanah air. Dengan meningkatnya literasi keuangan negara, masyarakat diharapkan mampu mengawal kebijakan publik secara konstruktif demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.
Melalui Forum AsMEN Peduli Bangsa, berbagai kegiatan edukasi, diskusi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan media, akademisi, komunitas, pelaku usaha, serta generasi muda akan terus diperluas sebagai upaya membangun kesadaran nasional.
AsMEN menegaskan bahwa membangun Indonesia bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong, kepedulian, dan persatuan menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional menuju Indonesia yang mandiri, kuat, dan sejahtera.
“Mari menjadi bagian dari Generasi Cerdas Peduli Hutang Negara. Bersama AsMEN Peduli Bangsa, kita wujudkan Indonesia yang lebih bertanggung jawab, transparan, dan berdaya saing.”

