# Malam Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Masjid Raya Hasyim Asy’ari Berlangsung Meriah dan Khidmat


**JAKARTA BARAT** – Malam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Ballroom Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Daan Mogot, Jakarta Barat. Kegiatan ini berlangsung meriah, penuh kebersamaan, sekaligus khidmat dengan dihadiri para pengurus Nahdlatul Ulama (NU), para kiai, tokoh masyarakat, panitia, peserta lomba, serta berbagai elemen masyarakat.
Acara tersebut dihadiri jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di antaranya KH Miftachul Akhyar selaku Rais ‘Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) selaku Ketua Umum untuk masa khidmah 2026–2031 Turut hadir Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., yang sebelumnya membuka kegiatan jalan sehat sore bersama warga Nahdliyin.
Hadir pula perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), LAZISNU, Fatayat NU, Muslimat NU, badan otonom (Banom), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), serta unsur organisasi dan masyarakat lainnya.
## KH Agus Salim Sampaikan Apresiasi kepada Seluruh Pihak
Dalam kesempatan tersebut, KH Agus Salim menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pengurus, pemangku kepentingan (_stakeholder_), panitia, dewan juri, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Menurutnya, keberhasilan acara tersebut merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan semangat gotong royong dari seluruh pihak yang terlibat.
Sebelum pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, para pengurus dan kiai terlebih dahulu memanjatkan doa kepada Allah SWT serta melaksanakan istigasah. Doa bersama tersebut menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar seluruh rangkaian kegiatan mendapatkan rida, keberkahan, dan manfaat bagi umat.
## Beragam Lomba Meriahkan Hari Santri Nasional
Malam puncak HSN 2026 juga menjadi momentum untuk mengapresiasi kreativitas, bakat, dan potensi generasi muda serta masyarakat melalui berbagai perlombaan. Sejumlah kategori lomba yang diumumkan pemenangnya meliputi:
– Lomba hadroh, dengan Sinkrakatau sebagai pemenang.
– Lomba pildacil.
– Lomba karaoke gambus, dengan Lia Marhamah sebagai pemenang.
– Lomba mewarnai.
– Lomba paduan suara.
– Lomba puisi.
– Lomba video pendek.
Pembagian hadiah kepada para pemenang menjadi salah satu momen yang dinantikan dalam acara tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi peserta untuk terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dan kecintaan terhadap tradisi pesantren.
## Banser Siaga Menjaga Keamanan dan Ketertiban
Kesuksesan acara juga tidak terlepas dari peran Banser yang menjadi garda terdepan dalam pengamanan kegiatan. Di bawah kepemimpinan Haji Nurzaman Sidiq, SQ, personel Banser bersiaga melakukan penjagaan di berbagai titik, termasuk pintu-pintu masuk masjid.
Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan para tamu undangan dan masyarakat yang menghadiri rangkaian peringatan Hari Santri Nasional.
## LAZISNU Gandeng myBCA, UMKM Turut Semarakkan Acara
Selain kegiatan keagamaan dan perlombaan, peringatan HSN 2026 juga diwarnai kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat. LAZISNU melalui Wahyu Hidayat menggandeng myBCA dalam program pembuatan tabungan bagi warga sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi dan literasi keuangan masyarakat.
Kehadiran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut menambah semarak acara di kawasan Masjid Raya Hasyim Asy’ari, Daan Mogot. Partisipasi UMKM tidak hanya memberikan warna tersendiri dalam perayaan, tetapi juga membuka ruang promosi produk lokal dan mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
## Memperkuat Ukhuwah dan Semangat Santri
Malam puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiah, memperkuat solidaritas antarorganisasi, serta meneguhkan semangat pengabdian santri kepada agama, bangsa, dan negara.
Melalui rangkaian kegiatan keagamaan, sosial, seni, dan pemberdayaan ekonomi, peringatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi penggerak kebersamaan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Semangat Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa santri dan seluruh elemen Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, merawat persatuan, serta membangun Indonesia yang damai, maju, dan berkeadaban.
